Sponsored Ads

Kamis, September 08, 2011

Peralatan standart diving

Hai, sekarang saatnya kamu berkenalan dengan peralatan – peralatan standart untuk diving. Saya akan berbagi, peralatan apa yang dibutuhkan untuk diving beserta kegunaan dari masing – masing alat tersebut. Perlu dicatat bahwa peralatan berikut adalah peralatan standart, artinya penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan, bisa saja peralatan standart untuk diving di tiap - tiap daerah berbeda. Yap, mari kita mulai, cukup menarik untuk mengetahui dan mempelajari peralatan diving ini, berikut peralatannya saya urutkan dari yang mana yang dipakai terlebih dahulu:

1. WetSuit

Pakaian diving ini, wajib digunakan untuk anda yang ingin tubuhnya terlindung dari JellyFish terutama, ya, ubur – ubur adalah hewan laut yang bisa membuat tubuh anda kemerahan dan sakit apabila menyentuhnya. Semacam tersengat listrik. Hewan laut satu ini harus dihindari, untuk itu buat para penyelam yang akan menyelam di daerah yang banyak JellyFish nya, wajib menggunakan pakaian ini, sebab JellyFish itu bening, dan sulit secara kasat mata melihatnya dan menghindarinya.










2. Boot

Sepatu ini tentu saja penting anda gunakan untuk melindungi kaki anda tergores oleh koral dan terumbu karang di laut, sebab saat menyelam, untuk berenang, anda hanya akan menggunakan kaki anda, tidak menggunakan tangan untuk berenang, oleh karena itu berenang saat menyelam, berbeda dengan berenang di kolam renang. :)








3. Belt

Sabuk ini berat, bukan karena ini sabuk milik sang juara tinju, melainkan fungsi dari sabuk ini adalah, pemberat tubuh. Mengapa perlu menggunakan pemberat tambahan? Sedangkan, tabung oksigen saja sudah berat, mengapa ditambah berat lagi? Ya jawabannya, agar tubuh anda mudah untuk menyelam di dalam air, untuk itu perlu pemberat yang menyebabkan tubuh tenggelam di dalam air. Bagi penyelam yang sudah advance dan memiliki sertifikat, tentunya kedalaman yang diijinkan untuk penyelam advance ini akan semakin dalam untuk itu diperlukan pemberat agar bisa menyelam lebih dalam.












4. BCD (Bouyancy control device)

BCD adalah kebalikan dari pemberat, fungsinya adalah membuat anda mengapung. BCD mirip seperti tas ransel, dipergunakan juga layaknya tas ransel. Di dalam BCD ada ruang untuk menyimpan tekanan udara, sehingga jika kita memberikan udara di dalam BCD, BCD akan mengembang, dan tubuh kita akan diangkat untuk ke atas air dan mengapung.
Terdapat tombol pada BCD, yang bisa kita atur banyak atau sedikitnya udara yang kita berikan di BCD, jadi kita bisa mengatur kedalaman penyelaman kita dengan BCD ini, apabila pada BCD tidak diberi udara,maka otomatis tubuh akan berat dan akan tenggelam. Ya, BCD ini tinggal di mainkan saja untuk memperoleh keseimbangan tubuh kita di dalam air.
Terdapat 2 buah tombol, yang satu ditekan dengan jempol dan tombol satunya ditekan dengan telunjuk. Cukup mudah, pegang saja di genggaman anda, lalu atur keseimbangan kedalaman anda dengan BCD ini. Butuh proses, agar bisa menguasai penggunaan BCD ini dengan baik.

















5. Diving depth gauge and oxygen indicator

Ini bukan alat yang terpisah, melainkan ini menyatu pada BCD dan oxygen tube. Terdapat 2 indikator yang bisa anda lihat. Indikator pertama adalah kedalaman anda menyelam dan indikator yang kedua adalah sisa oxygen pada tabung oxygen anda. Tentu saja, alat ini sangat membantu anda dalam menyelam, anda bisa mengatur kedalaman dan jarak tempuh penyelaman anda berdasarkan informasi dari alat ini.








6. Oxygen tube

Ini adalah tabung oksigen anda, merupakan jantung dari alat selam anda. Dengan oksigen yang disimpan pada tabung inilah sumber pernapasan anda. Pada tabung ini tersambung pada 2 buah katup. Satu katup yang akan anda gunakan secara normal, sedangkan katup lainnya digunakan hanya dalam kondisi darurat. Misal pada saat katup normalnya mengalami kerusakan maka saatnya anda menggunakan katup yang untuk darurat. Oleh karena itu kedua katup ini diberi warna yang berbeda.















7. Oxygen valve

Katup pernapasan ini yang akan masuk ke mulut anda. Ingat, pada saat menyelam, pernapasan anda akan menggunakan mulut sepenuhnya. Katup inilah yang menyambungkan mulut anda dengan oksigen pada tabung oksigen. Lihat pada gambar, terdapat bagian dimana anda meletakkan gigi anda, lalu bagian luarnya adalah bagian tempat anda meletakkan bibir anda. Lalu apa yang anda lakukan, jika pada katup ini terasa ada air yang masuk? Tenang saja, alat ini sudah memiliki mekanisme yang membuat air tidak bisa masuk ke dalam tabung (oleh karena itu anda dapat melepas katup ini walaupun anda berada di dalam air). Apabila terasa ada air di bibir anda, tanpa melepas katup, hembuskan saja air tersebut melalui mulut anda, seperti halnya meludah, dengan begitu, air akan otomatis keluar dari katup anda. Canggih bukan?









8. Goggles

Alat ini adalah kacamata renang anda, yang akan membuat dunia bawah laut terasa indah, dipandang mata. Kacamata ini dipakai sebelum nyemplung ke air, sebab hidung akan tertutup jika menggunakan kacamata ini. Ingat, kacamata selam ini tertutup rapat, hidung anda juga ikut tertutup. Nah, lagi lagi, masih ada kemungkinan air masuk ke dalam kacamata anda. Kalau ini memang memungkinkan, sebab air dapat masuk ke sela-sela kacamata. Untuk mencegahnya, pastikan anda memasang kacamata dengan rekat pada kepala anda. Oleh karena itu, jangan panik, anda dapat mengeluarkan air yang berada di dalam kacamata anda, bahkan saat anda berada di dalam air. Ada tekniknya: yang perlu anda lakukan adalah:

a. hirup nafas dari mulut anda sepeti biasa

b. lalu keluarkan nafas yang kuat melalui hidung anda, ingat, pada saat yang bersamaan, tekan bagian atas kacamata anda, sehingga memungkinkan terdapat sela-sela pada bagian bawah kacamata anda (di bawah hidung), setelah selesai menghembuskan napas ini, segera lepaskan tekanan tangan anda pada bagian atas kacamata anda tadi. Selesai deh, air yang masuk ke dalam kacamata anda akan hilang seketika.








9. Fins

Biasa disebut kaki katak, ini adalah alat terakhir yang anda gunakan sebelum masuk ke air. Alat ini membantu anda untuk berenang. Berenang saat menyelam hanya mengandalkan kaki saja, tangan anda tidak akan aktif digunakan untuk berenang.






Akhir kata, beberapa hal yang perlu diingat sebelum anda menyelam (sebagai informasi tambahan) adalah:

· Jangan makan terlalu banyak sebelum anda menyelam

· Persiapkan kondisi fisik (istirahat yang cukup), jangan menyelam saat badan lemas

· Apabila terdapat masalah pada saat menyelam, jangan panik. Apapun yang terjadi di dalam air, pasti ada solusinya. Jadi sekali lagi jangan mudah panik.

Demikianlah cerita mengenai alat-alat selam, tertarik untuk menyelam? Semoga informasi ini bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar